You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Tegalsari
Portal Resmi Desa Tegalsari
INFO
Mari Kita Manfaatkan Media Ini Sebaik Mungkin Pusat Informasi Pemerintah Desa Tegalsari Pendaftaran layanan mandiri diwajibkan menggunakan akun telegram untuk verivikasi akun. jika belum punya akun telegram silahkan menghubungi admin untuk memperoleh pin -- selengkapnya...

ANGKA STUNTING MENURUN ?! AYO CEGAH STUNTING DENGAN ASI EKSKLUSIF

14 Agustus 2023 Dibaca 27 Kali
ANGKA STUNTING MENURUN ?! AYO CEGAH STUNTING DENGAN ASI EKSKLUSIF

Boyolali (15/07/2023) Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk bayi. ASI akan mencegah malnutrisi karena ASI mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan bayi dengan tepat, mudah digunakan secara efisien oleh tubuh bayi dan melindungi bayi terhadap infeksi. Kira-kira selama tahun pertama kehidupannya, sistem kekebalan bayi belum sepenuhnya berkembang dan tidak bisa melawan infeksi seperti halnya anak yang lebih besar atau orang dewasa, oleh karena itu zat kekebalan yang terkandung dalam ASI sangat berguna.

ASI merupakan larutan kompleks yang mengandung karbohidrat, lemak, dan protein. Karbohidrat utama dalam ASI adalah laktosa. Di dalam usus halus laktosa akan dipecah menjadi glukosa dan galaktosa oleh enzim laktase. Produksi enzim laktase pada usus halus bayi kadang-kadang belum mencukupi, untungnya laktase terdapat dalam ASI. Sebagian laktosa akan masuk ke usus besar, dimana laktosa ini akan difermentasi oleh flora usus (bakteri baik pada usus) yaitu laktobasili. Bakteri ini akan menciptakan keadaan asam dalam usus yang akan menekan pertumbuhan kuman patogen (kuman yang menyebabkan penyakit) pada usus dan meningkatkan absorpsi (penyerapan) kalsium dan fosfor.

Menurut World Health Organization (WHO), stunting adalah gangguan perkembangan pada anak yang disebabkan oleh gizi buruk, infeksi yang berulang, dan simulasi psikososial yang tidak memadai. Apabila seorang anak memiliki tinggi badan lebih dari -2 standar deviasi median pertumbuhan anak yang telah ditetapkan oleh WHO, maka ia dikatakan mengalami stunting. Masalah stunting di Indonesia adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2019, prevelensi stunting di Indonesia mencapai 27,7%. Artinya, sekitar satu dari empat anak balita (lebih dari delapan juta anak) di Indonesia mengalami stunting. Angka tersebut masih sangat tinggi jika dibandingkan dengan ambang batas yang ditetapkan WHO yaitu 20%.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan angka stunting yaitu dengan memberikan ASI eksklusif dan MPASI. Salah satu mahasiswa dari KKN TIM II UNDIP 2022/2023 bernama Agnes Aprillia Tambunan memberikan penyuluhan tentang ASI Eksklusif dan MPASI saat kelas Ibu Hamil di BKD Tegalsari yang rutin dilakukan setiap 1 bulan sekali dengan materi yang berbeda-beda serta membuat kampanye sederhana melalui poster.

Poster ASI Eksklusif

Sumber : Penulis

Selama sesi penyuluhan, ibu hamil diajarkan tentang teknik-teknik pemberian ASI yang benar. Ini mencakup posisi bayi yang baik, cara memastikan bayi mengisap dengan efektif, dan cara memastikan kenyamanan ibu selama menyusui. Praktik-praktik ini membantu memastikan bahwa bayi mendapatkan ASI secara efisien dan penuh gizi. Kemudian dilanjut dengan materi yang disampaikan oleh bu bidan yang merupakan tenaga kesehatan desa tersebut yaitu pemijitan payudara pra persalinan.

Masih menurut WHO, risiko stunting ini dapat meningkat jika bayi menerima makanan pendamping ASI, atau melepas ASI eksklusif terlalu dini. Saat bayi mulai dikenalkan dengan makanan sebelum usia enam bulan,akan membuat bayi lebih tertarik dengan makanan tersebut dibandingkan ASI.  Akibatnya, bayi kehilangan nutrisi penting yang terdapat pada ASI sehingga pertumbuhannya jadi terhambat.

Untuk itu,  pemberian ASI eksklusif secara maksimal hingga usia bayi enam bulan menjadi  salah satu cara mencegah stunting yang efektif. Dampak lain dari pemberian ASI Ekslusif adalah tumbuh kembang bayi lebih optimal dan tidak mudah sakit di masa pertumbuhannya.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image