Karanggede, Boyolali (25/7/2023)- Bau menyengat dari kotoran dan banyaknya lalat merupakan salah satu permasalahan yang marak ditemukan di wilayah Karanggede, Kabupaten Boyolali. Banyaknya keluhan masyarakat setempat terkait dampak dari limbah peternakan tersebut, bahkan keresahan tentang kesehatan yang terganggu. Oleh sebab itu, mahasiswa KKN Tim II Undip dari Fakultas Peternakan dan Pertanian terdorong melakukan sebuah inovasi yang tepat. Salah satu caranya ialah dengan memberikan tindakan sesuai objek permasalahan. Yakni menyemprotkan cairan penghilang bau ke lingkungan sekitar kandang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 25 Juli 2023, bertempat di Desa Tegalsari, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali.
Em4 peternakan merupakan cairan berwarna kecoklatan, beraroma manis dan di dalamnya berisi campuran beberapa mikroorganisme hidup. Em4 sangat berguna dalam dunia peternakan, antara lain dapat digunakan sebagai cairan untuk mengurangi bau kotoran dan lalat serta dapat meningkatkan kesehatan ternak.
“Saya belum pernah mencoba mbak, saya kira em4 peternakan itu hanya bisa diaplikasikan pada pakan dan air minum saja, ternyata dapat digunakan untuk sanitasi kandang juga yaa”, ujar Ibu Kartika, salah satu peternak burung puyuh di Desa Tegalsari.
Benar, karena pada prinsipnya em4 ini merupakan mikroorganisme campuran dari 80 jenis mikroorganisme fermentasi yang mampu memfermentasi bahan organic. Ketika proses fermentasi berlangsung dalam penguraian kotoran ternak, maka pembentukan gas atau bau tidak sedap dan panas dapat ditekan atau dihilangkan sama sekali. Bahkan dapat mengurangi lalat dan hama yang mengganggu.
Dalam kegiatan KKN-nya, Anggraeni Permata Sari terjun langsung ke masyarakat, mengajak para peternak mempraktikkan secara langsung pembuatan cairan penghilang bau kotoran dan lalat dengan memanfaatkan bahan yang sederhana, yaitu em4 peternakan. Kegiatan dilaksanakan di RT 01 RW 01 Dusun Tegalsari, Desa Tegalsari, pada hari Selasa tanggal 25 Juli 2023. Serangkaian kegiatan program diawali dengan pembuatan poster yang kemudian dibagikan sebagai media untuk sosialisasi, yang dilanjutkan dengan kegiatan edukasi kepada para peternak terkait kegiatan yang akan dilakukan. Selanjutnya praktik secara langsung proses pembuatan cairan penghilang bau kotoran dan lalat dengan memanfaatkan em4 peternakan. Setelah cairan sudah jadi, kemudian disimpan dan dikemas dalam wadah yang tertutup selama 2-3 hari agar terjadi proses fermentasi. Setelah itu dapat diaplikasikan pada kandang mereka, atau diberikan label produk untuk dipasarkan sehingga dapat menambah penghasilan peternak.

Pelaksanaan Program di Peternakan Burung Puyuh Kartika Wijayanti

Pelaksanaan Program di Peternakan Ayam Milik Ibu Is
Antusias para peternak sangat besar untuk mengikuti kegiatan ini. Mereka berpendapat bahwa produk yang dihasilkan dari bahan em4 peternakan ini sangat banyak manfaatnya bagi mereka. Diharapkan dengan adanya kegiatan pendampingan pembuatan produk penghilang bau kotoran dan lalat ini, para peternak dapat mengaplikasikan sendiri di rumahnya untuk membantu menyelesaikan permasalahan mereka. Dengan em4 dapat meningkatkan mutu kotoran yang dihasilkan oleh ternak, karena kotoran ternak tersebut dapat dimanfaatkan kembali menjadi kompos yang bernilai tinggi (bokashi). Selain itu, em4 juga dapat mengurangi ketegangan atau stress pada ternak yang dapat menurunkan produktivitasnya.
Penulis : Anggraeni Permata Sari
S1 Peternakan- Fakultas Peternakan dan Pertanian
DKKN: Mohammad Nurul Huda, S.AP., MPA